Selamat datang di Album Perjalanan kami : * Album Perjalanan gunung Ciremai
* Album Perjalanan Gunung Slamet
* Mengayuh Pedal hingga waduk Jatiluhur Purwakarta
* Album Perjalanan Sumbing Sindoro Mount
* Video Perjalanan
* Apruk-aprukan
* Fun Bike Purwakarta 2008
* Mengayuh Pedal dari Cikampek Hingga Curug Cipurut Purwakarta
* Album Perjalanan Gunung Papandayan

Album Perjalanan Gunung Merbabu 3142 mdpl

01.02 Posted In Edit This 1 Comment »
Peserta : Eka, Jumhana, Pandi, Musri, Max, Momon, Yayan


Dalam rangka menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 63 tahun kami dampal Mountain Club kembali melakukan pendakian ke Gunung Merbabu 3142 mdpl Jawa Tengah. Selamat Ulang Tahun Indonesiaku! Semoga semakin jaya.

"Sampai stasiun kereta pukul 20:30 duduk aku menunggu tanya loket dan penjaga kereta tiba pukul berapa... biasanya kereta terlambat 2 jam cerita lama".
Mungkin sepenggal lagu Iwan Fals diatas tepat ditujukan buat kami yang pada waktu itu harus rela menunggu kereta berjam-jam di stasiun Cikampek. Hari itu tanggal 15 Agustus 2008 kami terpaksa harus rela menunggu kedatangan kereta Progo yang di jadwalkan tiba di Cikampek jam 22:00 Wib ternyata telat 2 jam. Malam itu kereta ternyata tiba di Cikampek Jam 12 malam. Eh..udah gitu ternyata penumpangnya penuh banget, akhirnya terpaksa kami harus ganti kereta yang lewat jalur selatan sehingga perjalanan yang kami tempuh menjadi tambah lama. "Tapi gak apa2lah yang penting kami selamat sampai di tujuan"

Akhirnya setelah menempuh perjalanan kurang lebih 16 Jam kami pun tiba di Base camp Merbabu "MANGGALA" yang berada di Dsn. Cuntel Desa Kopeng Kab. Semarang Jawa Tengah. Untuk melakukan pendakian ke Gunung Merbabu kita dapat menempuh empat jalur pendakian yaitu Jalur Wekas Magelang, Cuntel, Tekelan dan Selo Boyolali. Dalam perjalanan ini kami memilih melakukan pendakian melalui jalur Cuntel Kopeng.


Setelah mengisi perut dan mengurus segala administrasi pendakian serta mengecek ulang perlengkapan kami pun segera melanjutkan kembali perjalanan. Jam 17:00 tepat kami mulai melakukan pendakian tak lupa sebelumnya kami melakukan doĆ” bersama terlebih dahulu agar perjalanan kami selamat sampai tiba di puncak nanti. Hari pun semakin sore kami pun mulai melangkahkan kaki melewati rumah2 penduduk sebelum memasuki kawasan perhutanan. Hari semakin gelap pertanda malam mulai merayap, di bawah sinar bulan, cahaya bintang2 kami pun terus menyusuri gelapnya malam sambil ditemani dinginnya udara malam saat itu.

Puncak Merbabu 3142 mdpl dengan background Gunung MerapiGunung Merbabu memiliki 2 puncak yang pertama adalah puncak Syarip yang memiliki ketinggian 3119 mdpl dan yang kedua adalah puncak Kenteng Songo puncak paling tinggi dengan ketinggian 3142 mdpl. Bila kita ingin melanjutkan pendakian ke gunung Merapi dari puncak ini kita bisa melanjutkan pendakian ke Gunung Merapi melalu jalur Selo Boyolali.



















09.24 Posted In Edit This 0 Comments »
Album Perjalanan Gunung Papandayan

Garut Jawa Barat


Gunung Papandayan terletak di Kab. Garut Jawa Barat. Gunung Papandayan memiliki ketinggian 2665 mdpl. Gunung Papandayan merupakan salah satu Gunung berapi yang masih Aktif di Jawa Barat. Gunung Papandayan terkahir meletus sekitar tahun 2003 atau sekitar tanggal 26 Juli 2003, semburan pasir terbang hingga ke daerah Pangalengan Jawa Barat. Rute untuk menuju Puncak Papandayan dapat di tempuh melalui jalur Cisurupan. Untuk menuju Cisurupan dari terminal Garut (Guntur) kita bisa menggunakan Angdes/Angkot jurusan Garut - Cikajang. Saya kelima teman saya pertama kali mendaki Gunung Papandayan sekitar tahun 2002 sebelum Gunung Papandayan meletus dan terakhir mendaki Gunung Papandayan adalah pada tahun 2006. Gunung Papandayan juga merupakan habitatnya hewan-hewan liar seperti Babi hutan dan macan kumbang. Di sini masih terdapat banyak hewan-hewan tersebut yang berkeliaran. Bila menjelang malam, hewan-hewan tersebut mulai keluar untuk mencari makan terutama Babi hutan sangat sering terlihat.

22.22 Posted In Edit This 0 Comments »
Album Perjalanan Sumbing - Sindoro Mount
Jawa Tengah




Gunung Sumbing 3371 mdpl

17 November s/d 20 November 2004 kami melakukan pendakian 2 Gunung sekaligus yaitu gunung Sumbing dan gunung Sindoro atau Ekspedisi double S biasa para pendaki menamakannya. Gunung pertama yang kami daki adalah gunung Sumbing. Peta Gn. SumbingPos Gunung Sumbing terletak di Kab. Wonosobo Jawa Tengah tepatnya di Ds. Butuh Dsn. Garung Kec. Kalikajar. Di sebelah Selatan Gunung Sumbing berdiri tegak Gunung Sindoro. Letak Gunung Sumbing dengan Gunung Sindoro memang berdekatan hanya berbeda Kabupaten saja.

Untuk bisa sampai di Pos Gunung Sumbing dari terminal Wonosobo kita bisa menggunakan bus 3/4 jurusan Magelang dan turun di Dsn. Garung. Setelah itu di lanjutkan dengan berjalan kaki kurang lebih 15 menit menuju ke Base Came.

Dua hari kami berada di kawasan Gunung Sumbing, sebelum akhirnya harus melanjutkan perjalanan ke Gunung Sindoro.
Tampak Gn. Sindoro di Puncak Gn. Sumbing
Awalnya kami berenam ketika melakukan pendakian ke gunung Sumbing, namun sayang ketika hendak melakukan pendakian ke gunung Sindoro 3 orang dari kami harus segera pulang ke kampung kami di Cikampek karena harus segera masuk kerja lagi. Sehingga akhirnya kami tersisa 3 orang untuk melanjutkan pendakian ke gunung Sindoro.





Gunung Sindoro 3153 mdpl



Peta Gn. SindoroSetelah dua hari berada di Kawasan Gunung Sumbing, berikutnya kami melanjutkan perjalanan ke Gunung Sindoro. Gunung Sindoro terletak di sebelah selatan Gunung Sumbing tepatnya di desa kedung, hanya berbeda Kabupaten saja. Karena terletak antara perbatasan Kab. Temanggung dan Kab. Wonosobo. Untuk bisa sampai di Pos Gunung Sindoro dapat di tempuh kurang lebih 30 menit dengan berjalan kaki dari Base came Gunung Sumbing.


Gunung Sindoro memiliki ketinggian 3153 mdpl. Untuk bisa sampai ke puncak gunung Sindoro dapat ditempuh dengan perjalanan kurang lebih 8 jam. Gunung Sindoro merupakan gunung yang memiliki kawah mati / sudak tidak aktif. Di dalamnya banyak tertampung air hujan. 2 hari kami berada di kawasan gunung Sindoro, sebelum akhirnya harus kemMemasak di ketinggian 3153 mdplbali ke Cikampek untuk memposting catatan Album Perjalanan ini.






08.35 Posted In Edit This 0 Comments »
Gunung Ciremai 3078 mdpl
Kuningan Jawa Barat
17 Agustus 2007



Kawah Gunung Ciremai
Cikampek, 17 Agustus 2007. Pagi itu kami berdiri menanti datangnya bus jurusan Jakarta - Kuningan yang akan kami tumpangi untuk menuju ke Kuningan Jawa Barat. Tujuan perjalanan kami kali adalah gunung Ciremai, gunung tertinggi di Jawa Barat. "Namun sial pagi itu bus yang kami tunggu2 ternyata pada penuh semua, maklum hari itu memang bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia negara kita tercinta. Jadi banyak orang2 yang pulang kampung karena ingin merayakan HUT RI di kampungnya, sehingga kamipun terpaksa harus berdesak-desakan di dalam bus." Tapi gak apa-apa lah yang penting kami bisa sampai ditujuan. Akhirnya walau pun harus berdesak-desakan di dalam bus dan menahan pegal di kaki karena berjam-jam berdiri, Alhamdulillah kami selamat tiba di terminal Cirendang. Terminal ini adalah terminal terakhir bus berhenti. Tanpa istirahat kami langsung nego harga dengan para supir angkot di kota itu untuk melanjutkan perjalanan menuju desa Palutungan, karena pos pendakian untuk mengurus administrasi pendakian ke gunung Ciremai terletak di sana. Akhirnya harga pun udah sepakat, kami langsung berangkat. Sesampainya di sana kami langsung ikut berjamaah shalat Jum'at. Karena kebetulan hari itu pas hari Jum'at. Setelah selesai shalat salah satu dari kami langsung mengurus pendaftaran sedang yang lain memersiksa kembali perlengkapan dan perbekalan sambil mengisi perut kami yang sudah lapar.


Jam 14:00 Wib kurang
Perjalanan menuju mata air Cigowong lebih waktu itu setelah semuanya beres kami langsung melanjutkan perjalanan untuk mulai melakukan pendakian. Ada tiga jalur untuk bisa sampai ke puncak gunung Ciremai jalur pertama yaitu jalur Linggarjati Kab. Kuningan, jalur Palutungan Kabu. Kuningan dan jalur Apuy Kab. Majalengka. Namun dalam perjalanan ini kami memilih melalui jalur Palutungan karena jalur ini dekat dengan terminal, sehingga kami tidak repot ketika menunggu bus untuk kembali pulang. Selain itu juga jalur ini merupakan jalur yang paling banyak di lalui oleh para pendaki. Untuk bisa sampai di puncak gunung Ciremai ini kita harus melalui beberapa pos. Pos pertama yang akan kita lalui adalah dekat mata air Cigowong. Disini kita bisa mengambil air untuk keperluan memasak dan minum saat di Puncak nanti. Mata air Cigowong adalah mata air satu2nya setelah itu kita tidak akan menemukan mata air lagi.




Dari hari pertama mendaki hingga turun kembali lebih dari 2 hari kami berada di Gunung Ciremai, sebelum akhirnya kami pulang, untuk memposting catatan Album Perjalanan ini. Berikut ini beberapa foto dari perjalanan kami.





Pos Pertama Cigowong





Pos II Cigowong, disini kita bisa mengambil air untuk persediaan dan keperluan minum dan masak saat di atas puncak.





Ngecamp semalam di Pos II
Istirahat dulu semalam di Pos III. Karena waktu itu hari udah sangat gelap jadi kami memutuskan untuk ngecamp dulu semalam dan melanjutkan kembali perjalanan hari esok.





Perjalanan Menuju Puncak




Melanjutkan kembali perjalanan menuju puncak setelah semalam istirahat di Pos III. Perjalanan dari pos III hingga mencapai puncak memakan waktu kurang lebih 7 jam.



Kumpulan beberapa Foto lainnya :






















Klik disini untuk melihat Video Perjalanan

Media Musik

STMIK Kharisma Karawang menerima Mahasiswa/i baru tahun ajaran